Home

Sabtu, 15 Juli 2017

Menepi demi Kejernihan

Segeralah berhenti untuk menepi sejenak manakala hilang kejernihan pada pandangan ke depan

Meski demikian, tak ada kepastian segalanya bisa kita kendalikan. Hanya sabar, kepasrahan, dan syukur. Semua ini kehendak Allah

Hanya sedikit yang bisa kita kendalikan

Setiap bagian hingga yang terkecil dari tubuh seorang manusia terhubung penuh
Dan hanya sebagaian kecil saja yang bisa diperintahkan bergerak tunduk patuh
Seluruh alam semesta adalah bagian tubuh seorang manusia
Hanya sedikit mereka yang menyadarinya

Hanya sedikit yang mereka bisa kendalikan utuh

Jalan Tulisan

Tak peduli seberapa lemot jaringan internet sebarapa batang rokok dan seberapa kosong perut, tulisan harus tetap berjalan.

Batasan Manusia

Seorang hamba Allah harus tahu batasan-batasan kemampuannya agar tidak melampaui batas. Karena melampuai batas kemampuan hanya karena mengejar kemauan itu adalah konyol. Setiap orang punya batasan-batasannya sendiri. Larangan-larangan umum hanya merupakan rambu peringatan agar seseorang tidak konyol atau ceroboh melampaui batas kemampuannya.
Batasan adalah keniscayaan. Karena itu kita butuh yang lain untuk mencapai sesuatu. Tidak mungkin manusia terbang dengan sendirinya menggapai langit tanpa urun pihak atau alat yang ada di selain tubuhnya.

Sekali lagi, batasan itu berbeda-beda pada tiap manusia. Kita sendiri yang mengetahui dan menentukannya. Apakah itu batasan kita atau kita bisa melampauinya.

Aku adalah satu-satunya di dunia

Kita semua terhubung. Di dunia ini aku adalah aku satu-satunya. Selain aku adalah kamu, dia, mereka dan kalian. Sejak aku dalam kandungan dan terlahir sebagai manusia, aku adalah satu-satunya. Tak ada satu orang pun yang serupa denganku.

Sejak pertama kali menyentuh udara dunia dan menghirupnya, seluruh semesta beserta isinya adalah bagian dariku. Mereka sepenuhnya terhubung dan terpengaruh olehku. Kendati tidak semua, bahkan kebanyakan, bisa secara langsung aku gerakan/kendalikan. Tapi pada dasarnya bisa. Seperti satu sel dari jutuaan sel yang ada dalam tubuhku. Aku tak bisa mengetahui satu per satu. Aku tak bisa mengendalikannya selayaknya menggerakan tangan atau menggunakan alat indra. Tapi sel-sel di kepalaku, badanku, tangan dan kaku, daging, pembuluh darah semuanya terhubung denganku. Dan aku bisa mengendalikan semua itu pada dasarnya. 

Selasa, 11 Juli 2017

Kesatuan Wujud

Seluruh alam semesta yang kau ketahui dan tak kau ketahui adalah bagian dari tubuhmu

Seluruh bagian dari tubuhmu yang kau ketahui dan tak kau ketahui, yang bisa kau kendalikan dan tak bisa kau kendalikan adalah bagian dari alam semesta
Membenci dan mencintai orang lain sama dengan membenci dan mencintai bagian dari tubuh sendiri

Kamis, 06 Juli 2017

Berubah Tangguh

Kau mendadak lebih kuat ketika dalam kesusahan, tanpa kau tahu. Mungkin insting badani atau batini. Bertahan selama kau bisa

Senin, 26 Juni 2017

Kembali Melupakanmu (Padamnya Matahari)


Setelahmu
aku harus mencari arah tujuan baru
berangkat mengangkat segala rasa
membawanya singgah pada masa demi masa

Matahari yang telah padam
gelap mencekam tak terekam
menerkam segala yang datang menghadang
bengkok garis cahaya
mengumpan terowongan
di suatu tempuh yang telah jauh
menghisap tanpa pelan
melumat mengubahku
lenyap

Dengan wujud apa aku harus berlari
menghindari lobang hitam-lobang hitam di depan
telah aku lupa kejadian

Foto : pexels.com

Jumat, 19 Mei 2017

Danau Meditasi


Tenang
menggenang
senyumi belaian angin di permukaan
Danau tempat bergumulnya
air dari segala kandungannya
limbah rumah dan tetangga
suci jernih bergizi tabungan bumi
Burung berkicau
pagi di dahan pohon tepimu
Ikan mencari makan
sebagian tertipu pemancing sabar
Mentari lalu meninggi
mengangkat embun berkilau di rerumputan

Rabu, 22 Maret 2017

Saya Potong Rambut dan Bie Messi Berubah

Sejak saya memutuskan untuk potong rambut pada 2012 dan 2014, banyak orang yang bilang saya kurusan dan beda.
"Kok kamu kelihatan lebih kurus kecil ya? Perasaan dulu tinggi besar," kata orang yang agak lama tak jumpa dg saya.
"Ah, itu perasaan kamu saja," jawab saya.
"Apa mungkin karena dulu gondrong jadi sekarang kelihatan beda?"
Saya diam. Lalu basa-basi dilanjutkan dg pertanyaan, sekarang sedang sibuk bikin karya apa, isu ini itu gimana dst.
Saya tak menganggap keheranan dan komentar teman2 yang bilang saya kurusan dan beda sbg hal aneh. Sampai pada suatu hari saya ketemu dg Bie Messi si Pemuja Barca (Gue: Hala Madrid).
Ketika itu, dia datang karena undangan dan kabar dari Galing-Galing bahwa kami sedang ada di Haus Coffe.
Sebelum Bie Messi si Pemuja datang, dalam benak saya terbayang adl sosok teman Facebook yang juga kawan satu fakultas di Ushuluddin UIN Jakarta. Sebuah fakultas terbaik seperti Cinta dalam lagunya Cassandra, 'Cinta Terbaik'. Namun ketika Bie Messi datang, saya seperti terbangun dari tidur. Saya seolah menjumpai sosok lain. Dia bukan seperti yang ada di foto profil facebooknya.
Saya coba pastikan untuk mengingat wajahnya baik-baik dan benar-benar sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Tetap saja, saya tak mengenalinya. Kepala saya tambah pusing melihat Galing-Galing dan teman2 lain menyebut nama lelaki itu Bie Messi. Mereka juga ngobrol bener2 sebagaimana mereka perbincangkan di facebook.
"Apa yang salah dengan mata dan memori otak saya," kata dalam hati.
Untuk memastikan, saya langsung mengambil hp untuk mengecek facebook dan melakukan sinkronisasi wajahnya. Sayang, hp saya habis baterai.
Sepulang nongkrong, saya langsung mengisi daya baterai hp supaya segera bisa cek foto Bie Messi si Pemuja Barca (Hala Madrid). Apa saya kata, beda kan?.
Besoknya saya ketemu Galing-Galing di Kedai Kopi Marginal. Saya pastikan kepada Galing-Galing dan tunjukan profil facebook Bie Messi.
"Ling, ini akun facebook Bie Messi si Pemuja Barca yang kemarin kita temui kan?"
"Iya."
"Anjrit. Kok beda. Gak sama kan?"
"Sama ah," bantah Galing. "Sekarang cuma dia potong rambut dan lebih gemukan."
"Masa sih? Sumpah di penglihatan gua beda."
Galing-Galing diam. Entah apa dalam hatinya.
Lalu saya berpikir, jangan-jangan orang yang bilang saya lebih kurusan dan beda karena potong rambut mengalami hal serupa dengan saya. Di penglihatan mereka saya beda 100% secara fisik. Omaigat