Sabtu, 06 November 2010

Peluru Cahaya

Sebuah Peluru Cahaya

Tanpa Sengaja

Menabrakku

Melengket Sehelai Rambut

Duapuluh Empat Jam

Hari, Membulan, Menahun

Merembes Pelan

Menetap Tinggal

Di Kolong Hati

Beralas sesobek Rasa

Semedi

Menjadi Cinta

Untukmu

....

Related Posts:

  • Maaf Ernest Hemingway Maaf Tuan Hemingway Pestaku bukan pesta bergerak yang berjalan menuju penyelesaian. Temanku, panggillah Abah. Ia masih muda. Hanya lantaran pern… Read More
  • Hidup, Mati, dan AkuKau bertanya mengapa aku begini? Ku beri tahu, mereka juga mengajukan hal serupa. Bahkan diri sendiri lelah mencocokkan gambar-gambar dan segala jejak… Read More
  • Childish Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNorma… Read More
  • Ciputat Macet Aku hanya ingin berteriak sekencang-kencangnya. Tapi ini bukan pantai. Ini Ciputat dengan penduduknya yang padat. Ciputat bukan gunung atau tebing… Read More
  • Reproduksi Realitas Dengan lelah di tengkuk, langkahnya meninggalkanku. Mengabaikan resah sepagian berkamar saja. "Mau kemana?""Reproduksi realitas." … Read More

0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html