Minggu, 22 April 2012

Kabut

Slide 5
Kabut aku merindumu
di tangan terik terang
penuh polusi
tak sedikitpun kau datang
Hanya rintik-rintik hujan
malas dan terpaksa
mengabarkan kesan kelabu

Kabut masihkah kau di kampung
atau enggan turun gunung
bersembunyi di balik rimbun pepohonan
yang basah karena embun
mendinginkan gelora magma bumi
Terang pendar-pendar cahaya
tak nyata tanpamu
gelap gulita
sepah di lidah sepi
Ciputat, Januari 2012

Related Posts:

  • Kutampar Kau Normal 0 false false false IN X-NONE AR-SA MicrosoftInternetEx… Read More
  • Dua SisiTiap orang memiliki dua sisi baik dan buruk masa lalu dan masa depan Carilah keduanya pada orang yang kau cintai #The Tourist… Read More
  • Menggenggam Dunia Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternet… Read More
  • Marah Aku khilaf Aku lupa punya kata Ketawa saja yang menggema di telinga dada Nyala emosi telah pasti Tapi kalimat tak kunjung padat bulat Maka Geram a… Read More
  • Lilin Kecil menyibak gelap dengan lilin kecil sinar rapuhnya bersikeras mencolok-colok pekat kadang meredup lalu patah bila padam tak terelak tiada lain kecuali… Read More

1 komentar:

novi rahantan mengatakan...

bahkan embun pun
enggan mencumbu dedaunan
di pekat kota polusi

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html