Jumat, 17 Juni 2011
Sajak Masa Muda
Kalau cinta lawannya benci
Keduanya mesti terpisah
Demi posisi
putar rotasi
Kalau cinta dan benci menyatu
Hanya dia yang tahu cara pengaturan
Darah dan uang takkan membayar
Dampak fusi dan badainya
Kalau cinta dan benci menyatu
Tiada lagi matapencaharian
Tiada lagi peranakan
Tiada lagi peradaban
Karena perang bukan solusi
Toleransi apalagi
Kalau cinta dan benci menyatu
Hanya sendiri teman setia
eL-Goso-Kamar Instalasi, Dini Hari, 10 Juni 2011
Kaukah Demikian
Ketika sendiriku meradang
Aku paham lebih kau merasakan
Maka kusyukuri kehidupan
Saat sepi bertandang di beranda pikiran
Aku tahu, yang kau rasa lebih dari senyapnya malam
Karenanya aku gembira
Ketika sedih menusuk hati
Aku sadar, deritamu lebih dari ini
Jadilah aku tenang
Saat duka merasuk mimpi
Aku yakin kau demikian
Lalu aku bahagia
Ketika rindu ingin bertemu
Aku ingat kaupun begitu
Karenanya aku tersenyum
Tapi
Sewaktu ku bahagia
Apakah juga kau di sana?
Di tempo aku senang
Begitukah kau di keadaan?
Dan kala gembira
Kaukah juga bersuka-cita?
Itulah masa sendiri, sepi, duka dan rindu sungguh-sungguh
Aku bisa menikmati duka
Karena kutahu kau lebih menduka
Tapi suka-cita
Terasa pincang tanpamu
Hanya bisa kurengkuh denganmu
Laraku sembuh karena kau di pikir dan hatiku
Senangku tak demikian
Waktu telah ditugas pertemukan satu hati dua insan.
eL-Goso-Kosan Instalasi, Pukul Sebelas, 10 Juni 2011
Kode Tiga
Anak SMP pukul sembilan
Cari sensasi di pinggir jalan
Menghisap rokok berbangga
Menggoda gadis berbedak tebal
Di sekeliling aktivitas
Mengangkat teralis setengah nyawa
Matahari kernyitkan mata
Dunia normal masih membisu
II
Kata,
nilainya tiga
Sama dengan jumlah lahirmu
Via bahasa kita bertemu
Menyambung di kabel terkulupas
Dari rasa itu,
membangun gubuk
tinggi dan perjalanan
Aku mengumpat ke pengendara
Menyelip macet semau-maunya
III
Di puncak,
kami berpesta
Anak-anak lelap di kecapaian
Kita bercinta cerita asyik sekali
Mengulang masa depan
Mendulang kala silam
Dan kau sandarkan kepala, di bahuku
Kuelus dan kuendus senyummu yang alami
Mengecup keningmu benar-benar
Puji Tuhan, cinta nikmat rasanya
IV
Rumah tiga ini selalu dilupa
Di-tek-no-lo-gi-kan pahit
tablet duka saja
Wajar, jika para penguasa
Mengurungnya di kotak P3K
Aku mohon wakil-wakil kita diterpa bencana
Demi kebahagiaan rakyat semua
Biar tersentak bahwa cinta
bukan sekadar obat penenang
dan dibenci sehat wal affiat
el-Goso-Kosan Instalasi, Pukul Sembilan, 10 Juni 2011