Home

Kamis, 16 Januari 2014

Ujian














“Eksistensialisme”-mu sedang diuji.
Masa-masa mengambang
penuh kecemasan.
Terjerat di jaring-jaring zona nyaman.
Sebuah mimpi indah.
Saat terbangun
hanya menyisakan senyum.
Sementara sekam yang menimbun
bara kian terkikis.
Terbuka mata memandang diri
telah berada di lereng jurang.
Bukan ketakutan pada subjek pengancam.
Namun kecemasan
menentukan tindak tunjuk.
Di tiap keputusan teruntai puluhan pilihan
rimbun mengayun menjuntai rumbai mengelap kenyataan
Harapan, keputusasaan, kesabaran, keyakinan berbaur melangkah
di tengah basah bekas hujan di jalan yang sunyi