Home

Minggu, 20 Februari 2011

Ingatkah

Bilakah resah haruskan
Tiba di ruang
Kamar sendiri
Sepi di kerumun
Tak satu kumpulan
Menyutu jiwamu pun

Masihkah gurat prasasti sunyi
Saat kau ada di tulang sumsum ayah
Keluar bersama juta-juta pesaing
Saling mengalahkan
Berkejar dahului
Dan juara sendiri
Berdapat medali
Hawamu
Sel telur
Kau dan dia bahagia di goa garba ibu
Ingin selamnya
Maka menyatu
Sendiri lagi
Hinggi sembilan bulan
Selanjutnya
Berlanjutlah ke dunia
Bahasa membantumu
Dapatkan pasangan sejati
Cari kelengkapan segala kurang

Sunyi dan derita telah kau rasa
Bersama ibu lepaskan belenggu rahimnya
Apabila jiwamu terhubung
Ragamu jadi pelindung
Hingga kala
Ragamu tertanaman
Menyemai kamboja di atas nisan
Sendiri kau di sana
Dengan siapa akan menyatu?

Rabu, 16 Februari 2011

Pak Tani

Mega adalah pak tani

Giat bercocok tanam

Disiplin jadi tuntutan

Tuntun manusia

Jalani kegiatan

Benihnya adalah mentari

Tertanam di simpang barat

Su-bur-men-ja-di-ma-lam

Benihnya kokok ayam

Jan-tan,

Tertanam di tepi kandang

Tumbuh di lintas timur

Su-bur-men-ja-di-pa-gi-

Na…

Bangun lah Ayam Jantan

MGDTJ, BTS

BJTTSNB

Bunga Hitam

Di hati yang subur

Sebuah kata yang kau tanam

Tumbuh segera pesat berkembang

Rimbun jenggot daunnya tak kau kira

Mengacuhi ruang waktu

Genang air mata enggan menghilang

Dan ia menjadi nutrisi

Kata tumbuh besar di sini

Berbuah bunga hitam

Di hati yang tandus

Sekadar bongkah batu

Dari persatuan butir pasir

Yang tumbuh hanya lumut-lumut mampu

Dari kuncur hujan iluh

Setahun sekali

Padang ilalang adalah hati terbuang

Altar pesta senja

Gemuruh kunang-kunang

Kelinci takut keluar rong

Macan srigala bebas bertikam

Gabalau panjang mega-mega

Dari warna yang merona

Menimpuk-nimpuk sang surya hingga tak kuasa

Tertanam di bumi barat

Berbuah bunga hitam

Selasa, 01 Februari 2011

Bila Sepiku Tersenyum

Apalagi yang akan mengobati

Bila sepi telah menjangkit erat

Tangannya memeluk rapat

Bagai anak yang takut kehilangan ibu

Ia menangis tak terhenti

Leleh air matanya menguyup

Hati yang tak kuasa berbuat

Cuma pasrah dan keyakinan

Kedatanganya yang mendamaikan

Biar sepiku tersenyum

Atas datangmu kekasih